Literasi Digital Indonesia

Awalindo Cybersecurity bersama CSIRT Awalindo mengajak masyarakat Indonesia mengenal Literasi Digital.

AWALINDO CYBERSECURITY

Fuji Utomo, SH
Fuji Utomo, SH

Expert dibidang hukum transportasi.


Lorena-Karina Transportation

Dr. Aulia Taswin, SH., MH., CEH., CHFI, CPENT
Dr. Aulia Taswin, SH., MH, CEH., CHFI., CPENT

Expert dibidang hukum kesehatan dan hukum siber.


Awalindo Law Firm

Angga Kurniawansyah, SH
Angga Kurniawansyah, SH

Expert dibidang hukum kesehatan.


Awalindo Health Law

LITERASI DIGITAL MASYARAKAT INDONESIA

AWALINDO-CSIRT adalah Awalindo-Computer Security Incident Response Team suatu komunitas pemerhati terhadap literasi digital yang memberikan pelayanan dalam mencegah, bereaksi, menanggulangi dan menanggapi terjadinya insiden keamanan siber.

CSIRT AWALINDO LITERASI DIGITAL

Memberikan dukungan respons insiden. Bergantung pada cara CSIRT diatur dan layanan yang ditawarkan, CSIRT dapat memberikan dukungan respons insiden melalui hal berikut: layanan tanggap insiden di tempat yang diberikan langsung kepada konstituen; layanan tanggap insiden yang disampaikan melalui email atau telepon; atau layanan respons insiden terkoordinasi yang menggabungkan dan mengalokasikan upaya berbagai tim respons insiden di berbagai konstituen.

OPD Pemprov. Sumatera Barat punya dua subdomain diserang hacker
Awalindo.com - Pada akhir bulan Agustus tabun ini ada peristiwa attack pada situs website milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah diserang hacker.

Tercatat, ada dua subdomain yang beralamat di https://diskominfotik.sumbarprov.go.id dan https://bpsdm.sumbarprov.go.id hingga kini sama sekali tidak bisa diakses publik. Kedua laman subdomain itu diretas hacker sejak beberapa hari lalu.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Sumatera Barat, Siti Aisyah mdenyebutkan serangan siber pada situs web pemerintah daerah ini, umumnya didominasi susupan konten judi online. Pihaknya kini sedang mengupayakan perbaikan dan melakukan investigasi menyeluruh untuk memahami penyebab dari terjadinya serangan siber.

"Umumnya didominasi susupan konten judi online, mengingat keberadaan laman website sebagai sumber informasi, kata Siti, maka pihaknya sedang berupaya keras melakukan perbaikan.

Tim keamanan siber internal Diskominfotik, menggandeng Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) untuk memastikan langkah-langkah yang diambil sesuai dengan praktik terbaik. "Mengatasi susupan konten judi online pada beberapa situs web pemerintah daerah, Dinas Kominfotik mengikuti prosedur dengan melakukan takedown terhadap situs yang terkena serangan, melakukan perbaikan dan kembali mengaktifkan situs web tersebut.

Kita juga melakukan update bertahap terhadap bahasa pemrograman yang digunakan, upaya lain yang dilakukan saat ini adalah dengan memindahkan website OPD Pemprov Sumatera Barat ke Pusat Data Nasional Kementerian Kominfo RI tandas Siti.

Sumber berita https://www.viva.co.id